Monitoring & Logs
Pantau deployment Anda secara real-time dengan log detail untuk proses build, deployment, dan runtime aplikasi.
Overview Deployment
Di dashboard, Anda dapat melihat:
- Status deployment (pending, building, deploying, running, failed)
- Riwayat deployment dengan timestamp
- Hash commit Git dan branch yang dideploy
Informasi ini membantu Anda memahami progres dan kondisi setiap deployment.
Build Logs
Build logs menampilkan output lengkap dari proses build, baik dari Dockerfile maupun build command.
Gunakan build logs untuk debugging:
- Error sintaks Dockerfile
- Kegagalan instalasi dependency
- Error pada script build
- Masalah environment variables
Build logs tersedia selama 7 hari setelah deployment.
Runtime Logs
Runtime logs adalah output stdout dan stderr dari aplikasi yang sedang berjalan.
Gunakan runtime logs untuk:
- Memantau perilaku aplikasi
- Debug error saat runtime
- Melacak event penting (login, transaksi, error)
- Memeriksa status kesehatan aplikasi
Runtime logs tersedia di dashboard dan disimpan selama 7 hari. Jika membutuhkan retensi lebih lama, Anda dapat mengintegrasikan dengan layanan logging eksternal.
Cara Melihat Logs
Untuk melihat logs dari sebuah deployment:
- Masuk ke project dashboard
- Pilih deployment dari history
- Klik deployment tersebut
- Scroll ke bagian Logs
- Pilih tab Build Logs, atau Runtime Logs
Usage Metrics
Di tab Usage, Anda dapat melihat metrik pemakaian:
- Requests — Total request bulan ini
- Data Transfer — Total data yang dikirim keluar
- Compute Hours — Total compute hours (hanya dihitung saat menangani traffic)
- Storage — Total penggunaan storage
Data ini membantu Anda memantau penggunaan terhadap kuota plan Anda.
Alerts & Notifikasi
Saat ini, sistem mengirim notifikasi untuk:
- Deployment selesai (berhasil atau gagal)
- Build gagal
Notifikasi dikirim ke alamat email yang terhubung dengan akun GitHub Anda.
Best Practices Monitoring
- Periksa logs setelah setiap deployment untuk memastikan aplikasi berjalan normal
- Gunakan external monitoring service seperti DataDog, New Relic, atau Grafana untuk observabilitas tingkat lanjut
- Pastikan Anda melakukan logging untuk event penting seperti autentikasi dan error aplikasi
- Pantau usage dashboard secara rutin untuk menghindari overage
Troubleshooting Menggunakan Logs
- Build gagal → Periksa build logs untuk melihat error di Dockerfile atau build script
- Aplikasi crash setelah berjalan → Periksa runtime logs untuk exception atau error

